Dua bulan sudah aku berada di Qatar. Berbeda dengan bulan pertama yang penuh dengan perjuangan batin mengatasi perasaan, bulan kedua penuh dengan perjuangan mengatasi prosedur di Qatar untuk sekedar menyelesaikan target.
Dari kilas balik satu bulan pertama, target bulan kedua dan progressnya sebagai berikut:
· Mengikuti driving school, test dan mendapatkan SIM
- Selesai. Driving school tanggal 15 Jan dan 21-27 Januari. Police test 29 Jan dan SIM didapat 1 Februari.
· Mendapatkan Residence Permit
- Selesai. Residence Permit diterima tanggal 8 Januari.
· Menyelesaikan Family Visa dan reservasi tiket mobilisasi
- Selesai. Family Visa diterima tanggal 18 Januari. Tiket ke Balikpapan dan balik ke Doha sudah dibooking dan issued. Pake Etihad dan Garuda.
· Mendapatkan permanent ID pass (RLIC dan Qatargas) setelah dapat RP
- In progress. Sudah apply dari tanggal 11 Jan 2009. Katanya ada mesin yang rusak di RLIC.
· Mendapatkan konfirmasi permanent accommodation
- Hmmm. Inilah yang dinamakan perjuangan. Email dari 28 Dec dan diupdate setiap 3-7 hari, baru dapat email balesan sebulan kemudian itupun cuma nanyain staff number, ditelpon gak pernah ada. Didatengin pas gak ada. Bos dan big bosku sudah meeting sama HR tapi katanya semua yang ngantor di Ras Laffan will eventually be relocated to Al Khor. Dan unit baru di Al Khor baru selesai end of first quarter (kalau tepat waktu). So, mungkin masih di temporary accommodation. Tapi aku akan minta apartment 2-bedroom untuk sementara.
· Menjual rumah dan mobil di Balikpapan
- In progress. Mobil rencana seminggu sebelum berangkat dijualnya. Rumah sedang dalam proses negosiasi. Mudah-mudahan diberi kemudahan.
· Mendaftar ke sekolah (setelah konfirmasi akomodasi)
- Sudah daftar ke Al Khor International School – British Stream. Nanti kalo anak-anak sudah datang di Qatar aku diminta untuk hubungi Admin untuk arrange assessment/interview.
· Membuat rencana tahunan 2009 untuk section dan development program untuk Developee di bawahku
- No progress. Team meeting ditunda-tunda terus.
· Menyelesaikan semua mandatory training
- Ikut training First Aid, Fire Fighting, Permit to Work, Authorized Gas Tester, dan Hazardous Material. Dari 16 mandatory training, tinggal 3 yang belum: Incident Injury Free, 3 February, Incident Reporting, 9 Feb, Defensive Driving, 11 Feb.
Selain target di atas ada beberapa highlights dari bulan kedua:
- Ikut Risk Assessment Laffan Refinery tank farm (jadi scriber)
- Facilitate Risk Assessment Laffan Refinery SIMOPS (Simultaneous Operations)
- Acara tahun baruan di Al Wadi bareng orang-orang Indo.
- Menyelesaikan risk assessment procedure comparison
- Menyelesaikan review terhadap SHE Case Requirements dan Laffan Refinery Risk Review
- Nonton Qatar Open Semifinal: Federer, Murray, Roddick
- Ikut Palestinian Fund Drive yang di-organize sama Permiqa
- Sudah ngajuin Car Loan. Sudah di-approve tapi uang belum masuk. Rencana beli Mitsubishi Outlander, 3.0 Full Options. Kalo gak keburu diambil orang.
- Ikut RCA (root cause analysis) main chamber failure.
- Kontak Crown Relocation Balikpapan buat arrangement shipping (air forwarding)
- Kontak Bank CIMB Niaga Balikpapan buat pelunasan dipercepat mobil dan rumah.
- Ketemu Isham (temen di Unocal/Chevron Balikpapan), kontak Muhammad Arifin (TK 94 ITB, temen satu kos di Bandung)
- Makan asoy masakan Padang di rumah Edwin di 7Pearl.
- Naik bus rute baru: 20 dan 102
- Beli GPS Garmin Nuvi 710
Target bulan ketiga
- Facilitate Risk Assessment Loading GTL Diesel in Low wind Condition
- Update risk assessment manual framing document
- Menyelesaikan sisa mandatory training
- Mendapatkan konfirmasi permanent accommodation
- Menjemput keluarga
- Men-shipping barang-barang
- Menjual rumah dan mobil di Balikpapan
- Melunasi semua tanggungan pinjaman di Bank Niaga
- Menutup kartu kredit Amex, membuka internet banking Mandiri dan BCA