Waktunya Datang Juga

Waktunya datang juga. Sebagian diriku menginginkannya tapi sebagian lainnya tidak. Yang tidak purely karena aku bakalan pisah dengan keluarga untuk waktu yang tidak sebentar, mungkin dua bulan, mungkin tiga bulan, atau lebih. Tadinya aku menjadualkan tanggal 28 Nov, tapi pihak Qatargas menginginkan lebih awal jadinya maju menjadi tanggal 25 November. Mungkin pertimbangan adanya libur Eid Hajj (di sana libur tiga hari, 1 hari sebelum, dan 2 hari sesudah).

Maka berangkatlah aku hari itu. Aku bilang ke istriku, aku berangkat dengan kerinduan akan kalian dan semangat untuk berjuang demi kehidupan yang lebih baik. Ada keharuan dan tetes air mata, tapi ada kepolosan di mata anakku – “Ayah pulang jam berapa?” – tanpa sadar bahwa dia tidak akan bertemu ayahnya untuk beberapa bulan ke depan. I will miss you so  much!

Garuda GA521 delay dari jam 17.40 menjadi 18.35, jadi waktu yang panjang aku manfaatin di dua lounge: BlueSky dan Executive Lounge. Pesawat Qatar Airways sendiri akan depart jam 22.25 WIB dari CGK, jadi ada waktu yang cukup untuk transfer. Proses transfer sih lumayan mulus. Meski petugas sempet meminta mengurangi koper kabin sedikit karena jarum timbangan sudah menunjuk angka 11 kg. Petugas juga meminta copy dari visa ke Qatar. Jadi siapin extra copy ya.

Departure tepat pada waktunya. Pesawatnya tidak terlalu penuh. Sebagian di antaranya dipenuhi oleh pasukan tentara PBB dari Indonesia. Entah mau ke mana mereka. Transit di Singapore sekitar satu jam barulah pesawat agak penuh, termasuk saya lihat rombongan tenaga kerja, entah dari Indo Sing atau Malay, terlihat dari seragam hitam putih dan dasi yang mereka kenakan.

Nothing so special selama perjalanan. The food is good, the flight is normal tanpa gangguan. Satu yang aku saranin mungkin bawalah botol minuman kosong, kemudian isi dengan air dari cooler setelah security check ketika transit di Singapore. Bukan apa-apa, untuk menghindari dehidrasi.

Pesawat landing tepat waktu. Sekitar jam 5.15 pagi. Berbeda dengan kedatangan pertama bulan September lalu yang panas kali ini udaranya dingin. Petugas dari Al Maha dan Qatargas menjemputku untuk kemudian mengantar ke hotel: Al Sadd Merweb.

Advertisements

One thought on “Waktunya Datang Juga”

  1. Mas Wahyu,

    Website anda menarik sekali tentang perjalanan anda dari Chevron sampai ke Qatar Gas.

    Mungkin mas Wahyu masih ingat sama saya, yang dulu satu pesawat dari Jakarta ke Doha dan sama2 ke Qatar Gas (tapi waktu itu saya masih proses interview dan MCU).

    Saat ini saya masih nunggu offering letter yang resmi (formal). Semoga nanti bisa ketemu mas Wahyu di Qatar.

Comments are closed.