Wahyu Family

We are a family of four. Originated from Indonesia, the largest archipelago in the world.  Since Nov 2008, Qatar is now the place where we live, work, school and make friends. The place to explore, dream and discover where we enjoy every second our life episode here.

Wahyu Family

 

 

Find more about us here or  di sini

Thanks for visiting and hope you enjoying your trip to our site!

Is Qatar hot or cold?

Click for Doha, Qatar Forecast

Advertisements

102 thoughts on “Wahyu Family”

  1. Assalamu’alaikum

    Mas Wahyu, kenalkan nama saya Budi Wibowo. Saya ada rencana gabung juga di Qatargas, untuk mechanical di Maintenance – OPCO, mungkin ikut project qatargas 2 ya…

    Mas Wahyu sendiri di department mana?
    Mungkin bisa share sedikit suasana kerja di qatargas mas.

    Selain itu bisa advise gimana untuk cari sekolah anak di sana? Dan saya diberitahu kalau untuk bawa pengasuh anak ke sana harus mengakali kartu keluarga ya?

    Terima kasih banyak ya info nya.

    Wassalam,

    Budi Wibowo

    1. Hai Pakcik Wahyu awak tunjok tunjok kreta apa memang di Indon awak tak bise beli kreta ye? hehehehehehehe, pantaslah awak orang keja keja macam show kreta di negeri orang hehehehehe, tengok tuh kawan kawan awak di semenanjung melayu kerje kelape sawet awak bantulah jangan banyak cakap di site ini hoi……

    2. Jakarta – Kisah sedih Tenaga Kerja Wanita (TKW) pencari nafkah di Arab Saudi terjadi lagi. Kali ini menimpa Een Bt. Pandi asal Purwakarta, Jawa Barat yang berangkat ke Arab Saudi sejak Januari 2009.

      Selama merantau di negeri orang, Bu Een sering dipindah majikan. Ia bekerja di majikan pertama yang berdomisili di Qassim, Provinsi Buraydah (berjarak sekitar ±383 km dari Riyadh) selama 10 bulan dengan gaji SR. 800 yang diterima lancar tiap bulan.

      Kemudian dipindah ke majikan kedua bernama Fahad untuk bekerja selama 1 tahun 6 bulan dengan gaji SR. 800 perbulan yang diterima lancar. Selanjutnya yang bersangkutan dipindah untuk bekerja di majikan ketiga yang berdomisili di Nassim, Riyadh selama 1 minggu.

      Tidak tahan dengan kondisi pekerjaan yang dirasanya terlalu berat, yang bersangkutan memutuskan kabur dan kerja berpindah-pindah pada beberapa majikan atas prakarsa seseorang bernama Ahmad (tidak diketahui identitasnya) selama sekitar 1 tahun 4 bulan. Sampai akhirnya ia dikenalkan oleh Ahmad kepada Turkiyah Al Khadafi yang kemudian mempekerjakan Bu Een untuk 1 tahun 6 bulan, dengan gaji SR. 1.000 perbulan.

      Selama bekerja pada Turkiyah, Bu Een diketahui menderita liver sampai harus 3 kali memeriksakan penyakitnya ke dokter untuk rawat jalan. Bu Een sendiri membayar 2 dari 3 kali pemeriksaan, sementara majikannya hanya membayar 1 kali. Sangat berbeda dari ketentuan ketenagakerjaan di Arab Saudi dimana seharusnya majikan menjamin biaya karena kondisinya semakin memburuk, Bu Een kesulitan melaksanakan pekerjaannya sehari-hari. Hal ini membuat majikannya gusar, hingga pada 18 Januari 2015 Bu Een ditelantarkan begitu saja di depan Toko Indonesia.

      Tim Perlindungan WNI KBRI Riyadh yang mendapat laporan mengenai hal tersebut langsung ambil langkah cepat dengan menjemput dan menampungnya di Penampungan KBRI Riyadh. Ketika diwawancarai, bu Een mengaku bahwa masih ada sisa 2 bulan gaji yang belum diterimanya.

      Tim sempat menindaklanjuti tuntutan sisa gaji dan biaya pemulangan Bu Een dengan menghubungi majikannya, namun yang bersangkutan berkelit dengan mengaku telah membayarkan seluruh gaji Ibu Een. Di samping itu, yang bersangkutan juga mengaku telah melaporkan Bu Een kabur dari rumahnya, sehingga tidak mau bertanggungjawab apapun atas kondisi Bu Een tersebut. Bahkan yang bersangkutan mengaku bahwa Bu Een sering sakit-sakitan dan ia membiayai seluruh biaya pengobatannya
      Pada 3 Februari 2015 pukul 22.00, kondisi Bu Een semakin parah, pernafasannya terganggu, mengalami kesulitan untuk berjalan serta bagian perut ke bawah hingga kakinya membengkak dan karena itu tim membawanya ke klinik terdekat. Dokter yang merawatnya mendiagnosa Bu Een menderita penyakit liver akut yang mengakibatkan volume cairan pada organ dalamnya meningkat.

      Bahkan pada saat itu 3⁄4 jantungnya sudah terendam air. Dokter tidak merekomendasikannya untuk dipulangkan ke Indonesia karena khawatir terjadinya resiko terburuk bila melakukan perjalanan jauh. Dokter merujuknya untuk segera dibawa ke Rumah Sakit karena bila tidak dilakukan dalam 1-2 hari ke depan maka akan berakibat fatal.

      Bu Een juga tidak diperbolehkan minum, dan untuk mengatasi kehausan cukup dengan membasahi bibirnya. Bahkan Bu Een juga tidak diperbolehkan berbaring karena dengan posisi tubuh yang lurus maka cairan akan menimbun jantungnya.

      Tim kembali mengambil keputusan cepat untuk menyelamatkan Bu Een dengan memfasilitasinya untuk dirawat di RS Shumeisy pada 4 Februari 2015. Proses memasukkan Bu Een untuk dirawat di RS juga tidak mudah karena ia tidak memiliki kartu penduduk (iqamah) sehingga tim harus melakukan negosiasi panjang untuk meyakinkan Pihak RS untuk dapat merawat Bu Een.

      “Alhamdulillah, Tim KBRI saat ini telah berhasil memasukkan Bu Een ke Rumah sakit untuk dirawat. Walau kerja hingga larut malam, tapi itu semua demi memberikan perlindungan bagi WNI di Riyadh. Kami juga telah menghubungi anaknya menyampaikan pesan agar keluarga bersabar, tidak menunjukkan kekhawatiran yang berlebihan dan turut mendoakan kesembuhan ibunya agar dapat kembali ke Indonesia untuk bertemu keluarga,” tutur Sekretaris Ketiga KBRI Riyadh, Chairil Anhar Siregar dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (6/2/2015).

    3. PURWAKARTA – Tuntutan mencari nafjah dan pekerjaan layak dengan penghasilan besar membuat Lilis Utari bin Saca Ibrahim (30), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Rt19/05, Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, nekad mengambil jalur ilegal.

      “Sebelumnya, Lilis sudah dinyatakan tidak lolos saat tes kesehatan di perusahaan penyalur jasa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di PT. BGS di Jakarta. Namun dia tekad untuk berangkat,” ujar Sonjaya (45), salah seorang anggota LSM yang mengaku membantu kepulangan jasad Lilis ke Tanah Air.

      Kendati begitu, Sonjaya mengaku tidak mengetahui secara detail jalur yang ditempuh Lilis bisa sampai ke Qatar secara ilegal. Dia hanya tahu Lilis sempat berangkat ke Semarang, sebelum tiba di Qatar.

      “Entah bagai mana caranya dia bisa berangkat. Namun, kabarnya dari Jakarta, Lilis berangkat ke Semarang terlebih dahulu. Kemudian bisa berangkat ke luar negeri dan berkerja di Qatar,” jelasnya.

      Meskipun Lilis termasuk TKI ilegal, pihaknya berharap dia mendapatkan asuransi kematian, sebagaimana TKW yang berangkat secara legal dari perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) maupun dari pemerintah.

      Diberitakan sebelumnya, nasib nahas kembali dialami TKI di luar negeri. Kali ini menimpa Lilis Utari bin Saca Ibrahim (30), warga RT19/05 Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

      Dia dikabarkan tewas dibunuh di tempat kerjanya, di Qatar. Hingga kini, modus pembunuhan korban masih simpang siur, terlebih keluarga belum menerima kejelasan dari pihak berwenang secara resmi.

      Kabar terbunuhnya Lilis diterima pihak keluarga dari teman kerjanya di Qatar melalui sambungan seluler pada 9 Februari 2014 lalu.
      (dat16/sindo), Kau baco dulu wak yo?

  2. Maaf agak terlambat. Jarang online mas.
    Saya di Safety Environment Quality Department, Loss Prevention Engineering Section.

    Suasana kerja lebih santai menurut saya dibanding saya dulu di Chevron, dan beban kerja hampir sama saja. Orang-orangnya menurut saya asyik, perhatian, dan so far no big problem.

    Saya belum mencari sekolah Mas. Demikian juga dengan membawa pengasuh anak. Saya rencana tidak membawa pengasuh sih…

    Wahyu

  3. Senang baca artikel didalam situs Mas Wahyu, hebat nih seperti baca koran..mungkin bakat jadi jurnalist kali yah ?? and foto-fotonya bagus-bagus…saya suka. dan rasanya pas dengan cerita yang disusun. Kapan-kapan ajarin aku yah, caranya njepret-njepret…

    1. tengkyu mas. keep visiting ya. masalah foto, kalo kita pas jalan bareng, tanya-tanya aja mas…..mana lagi nih yang bisa kita kunjungi?

  4. Selamat mas kepindahannya ke Qatar. Sebelumnya perkenalkan nama saya Roni dari Holcim Indonesia Tbk.
    Pas kuliah dulu (2 tahun lalu) saya pernah Kerja Praktek di CPI Duri, Riau. Saya liat HES nya CPI memasang alat pendeteksi kecepatan (max 40 km/h) di tiap mobil perusahaan dalam area. Kebetulan dalam waktu dekat Holcim mau implementasi ide ini di mobil perusahaan juga.
    Kalo boleh tahu,nama vendor di jakarta yg provide alat ini mana aja mas (siapa tahu CICo juga masang alat ini)? Alatnya namanya apa?
    Sebelumnya terima kasih

  5. Assalamualaikum, Wr. Wb.
    Salam Kenal mas wahyu (sama namanya ma ALm Ayahanda saya 🙂 ), saya Irfan Fresh graduate dengan spesialisasi di bidang instrumentasi dan kontrol otomatis. saya mengenal baik mikrokontroler dan bahasa pemrogramannya, juga mengenal PLC. saya lihat ada lowongan untuk Instrumentation Engineer tapi harus sudah punya experience
    kira2 untuk fresh graduate ada kesempatannya ga yah?
    terus langkah2 nya gimana yah mas?
    mudah2n aja mas wahyu bisa share…terima kasih mas ..
    wassalamualaikum

    1. Waalaikumsalam Wr.Wb.
      Mas Irfan, sejujurnya memang jarang saya temui perusahaan di sini membuka lowongan fresh graduate. Umumnya mereka mencari tenaga siap pakai dan experienced. Ditambah dengan policy Qatarization oleh Pemerintah Qatar, khususnya untuk mengakomodasi fresh graduate. Namun demikian, ada juga kadang company private/lokal yang membuka untuk fresh graduate, hanya saja ini tidak saya sarankan. Saran saya karena perjalanan Anda masih panjang, coba apply dan bekerja dulu di company Indonesia barang 2-5 tahun baru setelah itu coba melangkah keluar. Yang saya jumpai teman-teman di sini rata-rata berpengalaman minimum 5 tahunan ke atas. Semoga membantu.

  6. Ass Wr Wb, Pak Wahyu,
    Terima kasih ya…ulasannya sangat bermanfaat bagi kami2 yg berencana menyusul ke QG.
    1)Mau dapat gambaran mengenai…..kira2 suasana lingkungan kerja di QG, kalau kita bandingkan dgn perusahaan asing di Indonesia. Apakah kita akan dibekali lengkap dgn bbrp training yg nanti akan diperlukan, atau akan langsung di lepas dgn minimum guidance (seperti kebanyakan perusahaan di Indonesia)
    2)System data basenya apakah cukup baik, sehingga semua data2 yg kita cari mengenai pekerjaan akan mudah di dapatkan.
    3)Kira2 biaya hidup (rata2)per keluarga dengan 2 orang anak berapa ?
    4)Kebetulan anak saya yg paling besar sekarang kelas 1 SMA, apa tidak mengganggu kalau di pindahkan sekolah di Qatar ya?

    Makasih, Wassalam

    1. Pak Masagus, selamat atas rencana join dengan QG. Kapan sampai di Qatar? Mengenai pertanyaan Bapak:
      1. Suasana kerja sama saja dengan di Indonesia tapi ya tergantung tim dan komposisi tim. Saya belum bisa men-generalisir bagaimana suasana kerja di QG. Hanya saja bekerja dengan banyak orang dari asal negara yang beranekaragam memang agak menantang terutama dari sisi budaya, cara kerja, dan “office politics”nya.
      2. Saya pikir database tidak jadi masalah. QG pakai sharepoint untuk database/share folder.
      3. Biaya hidup tergantung dari lifestyle. Mau sederhana, sedang atau mewah bisa. Berikut sekilas perinciannya:
      – Rumah: Gratis
      – Utilities (air listrik): Gratis
      – Gas: Gratis (pakai kompor listrik)
      – Housing Maintenance: minimal (dikerjakan oleh maintenance compound)
      – Internet + TV: 250 (Highspeed ADSL + cable TV)
      – Telephone: abonement 33, mobile: antara 200-400 berdua, telpon ke Indo: 50-100 (pakai Voip)
      – Mobil: rental atau nyicil sama saja sekitar 1500 untuk sedan atau 2000-3000 untuk SUV
      – Transportasi: sekolah anak (bisa gratis, karena ada jemputan, atau nambah sedikit karena ada subsidi)
      – Bensin: antara 200-400 sebulan
      – Makan: antara 1800-2500 untuk berempat
      – Makan di luar: antara 75-250 sekali makan berempat
      – Recreation: tiket movie 40, koran 2, buku 50-100, berenang/gym dll gratis
      – Apalagi ya?
      4. Pindah ketika sudah kelas 1 SMA memang agak menantang tapi kalo anaknya adaptability tinggi saya pikir tidak masalah. Tergantung setelah SMA mau kemana? Kalo incar PT di Indo saya pikir stay SMA di Indo jadi pilihan bagus.

      Semoga membantu.

  7. asaslamu alaikum bang wahyu…………….waktu itu saya tulis tentang apa ada lowongan di tempa abang keja untuk jurusan kitchen or food or apa aja ………….sayA PERNAH DI DUBAI ama qatar teptnya di the ritz carlton hotel ama di qatar diritz carlton juga bang …………….saya pengen banet kerja di ras ga…………….makasi yah bang sebelumnya …saya tunggu replynya bang,,,,,,,,,,,,,,,, wassalam

  8. assalamualaikum wr.wb.
    saya tertarik bekerja di qatar barangkali ada informasi lowongan pekerjaan untuk teknisi komputer.
    terima kasih ya pak saya tunggu informasinya
    wassalamualaikum wr.wb

  9. Assalaamualaikum wr wb,pak wahyu. Salam kenal. sampai saat ini saya bekerja sebagai project engineer pada salah satu perusahaan distribusi gas alam ( downstream sector)swasta nasional di jakarta selama +- 4 thn, pengalaman saya lebih banyak di jaringan pipa gas / GAS pipeline dan fasilitasnya . umur saya 30 thn. saya sangat ingin sekali bekerja di qatar gas pak wahyu.
    jika ada kesempatan mohon dibalas pak wahyu. kapan ada lowongan dan syarat apa saja yang harus saya penuhi, terima kasih

    hormat saya

    achmad sofwan hadi

  10. Assalamualaikum wr wb..,
    Dear mas Wahyu… aku temen lamanya Early..
    Salam buat Early ya.., mudah2an dia masih inget ama aku..
    Dia bisa nemuin aku di Facebook .. Istri Gustia H
    Mas Wahyu kerja dimana..?
    Ada info buat suami aku gak..? Dia sekarang IT Consultant..
    Aku tunggu info.. & pastinya.. khabar dari Early ya mas..
    Makasih banyak mas…

    Wassalam

    IstriGustia H

  11. Hi Pak Wahyu..
    Pas lagi browsing (ampe lupa tadinya lagi browsing apa) ga sengaja masuk ke blognya pak wahyu. Aduh pak, saya terharu sekali membaca tulisan bapak tentang istri bapak, saya nyaris menangis membacanya. Sungguh menginspirasi para istri2!
    Ngomong2 soal qatar, suami saya juga dulu sempat tinggal di qatar mulai dari thn’96 ketika ortu mereka pindah dari Arun ke Qatar Gas. Sayang mertua saya (beliau baikk sekalii) dipanggil oleh Allas swt pada tahun 2007. Sebenernya suami saya ingin sekali kembali kesana, tapi kelihatannya peluang disana tuk non-engineer mungkin agak susah ya? moga-moga aja masih ada rezeki untuk pindah k qatar, amien.

  12. Ibu/Mbak Mira, terima kasih atas pujiannya. Gaksalah kan kalo saya bilang menikah dengan istri saya adalahsalah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat.

    Peluang untuk non-engineer banyak kok Bu asal rajin mencari.Banyak temen2 non-engineer di Qatargas yang baru datang dalam 2 tahun terakhir (i.e. accountant, auditor, payroll).

    Semoga berhasil ke sini lagi ya Bu….

    1. Ya pak, benar sekali. Dan saya juga sangat (100x) setuju dengan pernyataan bapak bhw di balik seorang pria sukses pasti ada wanita yang kuat. Moga-moga saya juga bisa kuat seperti istri bapak, amien!

  13. Assalamu alaikum
    Thanks for the interesting info that you post on your blog.
    We’re a western Muslim family amd my husband is thinking of applying for a teaching job in AKIS
    I was wondering if there are any Muslimah womens groups that meet up on the compound for Islamic classes or Arabic etc?
    I’m also looking for a Horse riding club near by
    JazakAllah Khair
    M

    1. Dear Marisa,
      Al Khor Community has a lot of and variety of activities. I think there is a muslimah women groups for Islamic classes or Arabic. I am not sure about horse riding, but I did notice some ads in Al Khor town on horse riding class. Once you arrive here you might check to the club admin. I am sorry for not being any much help.

  14. Dear Mr Wahyu,
    I came across your site through googling road trip doha to dubai. The reason for contacting you is to see if you can offer any help as my wife and I (we are British)are planning a 5 week tour of all the gulf states in October/November this year. We fly to Kuwait then to Bahrain then to Doha. From Doha we want to drive using a hire car from there to the uae and oman driving back to uae to fly back to the UK from dubai.
    My question is do you know if the car rental firms allow this for tourists? I would rather find out from someone who has done the trip and appreciate any tips you can offer.
    Kind Regards
    Carl Springthorpe

    1. Hi Carl, sorry for the late response. I was out of country. Yes it is possible. My friend from Saudi used Avis rent car for travel from Saudi to UAE and then back to Saudi. All you need is a permit paper or exit letter from Avis as the car owner. I am not sure with your case since you will not travel back to Doha. It’s better to check with Avis if they allow dropping the car at other outlet (i know it is possible in the US for example). Let me know if you have other questions

  15. Assalamu’allaikum Wr Wb.

    Mas Wahyu…..,

    Oh y Mas,

    tak kenalan disek y,jeneng q Eko Poerwanto. Q sak iki seng di daulat karo Mas DAM aka Gharonk, ngurusi IIPS nang Bandung. Mohon bimbingane y,Mas ;).

    Gambar masjid e nang Istambul Turki apik2 e,koyok nang crito2 novel e Habiburrahman El Shirazy,hehe..

    Kapan2 difoto pisan,Mas. Masjid Cordova. Y doane ae, insya Allah, sopo eroh sesok iso brangkat mrono pisan.

    Salam,

    Eko Poerwanto
    General Administrator IIPS

  16. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Mas Wahyu
    saya senang sekali membaca tulisan2 Mas Wahyu, membuat saya termotivasi unktu lebih berani bermimpi.
    Insya Alloh setelah Idul Fitri tahun ini saya juga akan berangkat ke Qatar untuk mengikuti Arabic Program For Non-Native Speaker di Qatar University
    saya berharap semoga ketika nanti saya berada di Qatar dapat bertemu dengan Mas Wahyu dan keluarga, aamiin.
    Terima Kasih

    Wassalam

  17. warm welcome from Indonesia..

    dear pak Wahyu..

    pak sya mau tanya ttg sekolah setaraf SMP di Qatar-Doha

    mengingat sy akan pindah kesana bulan depan,membawa serta @ anak kami..kebetulan suami sy bekerja di salah satu Hotel di Doha

    suami sdh berangkat duluan..sy dna anak2 ankan menyusul..

    sy amat berterima kasih andai pak wahyu mau memberikan info tentang Doha kesaya..

    thank u somuch!

    1. Bu Sisca, SMP berarti setaraf Year 7 and up ya di sini. Kebanyakan orang Indonesia di Doha menyekolahkan anaknya di Doha Academy, Cambridge, atau Newton International School.

      Tentang sekolah2 di atas mungkin bisa di-track di tentangqatar.com dan mailing listnya atau langsung ke website sekolah bersangkutan. Terus terang saya tidak pernah berburu sekolah di Doha.

      Sukses ya Bu Sisca

  18. Mas Wahyu,

    Salam kenal nich mas, saya Yuki Sukarno. Saya lulusan diploma mesin, pengalaman di maintenance LPG plant, terutama Gas Engine sama Compressors. Kira-kira ada nggak yach posisi untuk saya di Qatar Gas, Mas ?

    Saya Mau gabung dengan mas wahyu di Qatar, kalo bisa.

    Mohon info secepatnya, Mas ???

    Salam,

    YUKI Sukarno

  19. Hallo there,
    Baru liat blog nya, padahal saya dah lama blogging di wordpress dan di Qatar.
    Anyway, salam kenal.
    dan mungkin kalo mau liat info lengkap tentang hidup di qatar, kayanya Tentang Qatar (www.tentangqatar.com) juga kasih banyak info tuk indonesian yang ingin atau dan tinggal di Qatar.

    1. Hallo, salam kenal juga. Saya kadang tersasar juga ke blog Mbak :). Yup tentangqatar is the place. Saya jadi anggota milistnya juga kok. Ikut juga kan?

  20. assalamu alaikkum bro

    i was searching for used car. unfortunatly i foud this web site. i like the site. this sit can help many of them, i just want to say u congrats and keep it up
    and pray for me too.

    nice to meet u and u r family.

    may allah forgive us

    i m yasar from india – kerala state

  21. Assalammualaikum wr. wb. salm kenal. saya laela dari indonesia. tidak sengaja saya melihat blog bapak. senang saya membacanya apalagi melihat photo anak anaknya..lucuu. saya mau minta pendapat dari bapak. saya mengenal seseprang dari Qatar…Alhamdulillah komunikasi kami baik dan terbuka. dia ingin mengundang saya datang ke Qatar ke tempatnya. saya merasa bingung dengan undangannya. selama ini saya hanya mengenal dia melalui dunia maya pada dan kami belum lama berkenalan/share. saya mohon bantuan/pendapat bpk yang sudah lama tinggal di Qatar. boleh saya mengetahui alamat bapak di Qatar. ini face book saya. laellasani@yahoo.co.id
    sebelumnya saya ngucpakan terimaksih dan alhamdulillah saya bisa mengenal bpk dan keluarga sebelum saya memutuskan untuk menerima undangan teman.
    Semoga bapak dan keluarga selalu ada di dalam lindungan ALLAH SWT. amin.

    1. Dear Mbak Laela, keputusan untuk datang ke Qatar saya serahkan kepada Mbak karena Mbak yang tahu bagaimana kualitas komunikasi, keseriusan dan kredibilitas teman maya dan “kepentingan” untuk datang ke Qatar. Hanya saja saya mengingatkan bahwa untuk seseorang bisa datang ke Qatar, orang perlu sponsor dan biasanya agak sulit mensponsori orang bukan kerabat kita. Kecuali tourist visanya diurus melalui agent or airlines, itupun dengan kondisi yang ketat.

  22. Salam,
    Sya ricie, tertarik apply posisi plant safety officer diqatargas ( lihat official webnya ), pengalamn min 5 tahun ( 3 tahun di oil and gas ), pertanyaan saya, salarynya brpa ya?? basicnya??
    thanks

    1. Hi Ritcie, mohon maaf saya tidak bisa men-disclose salary figure di public domain. Mohon maaf. Ada baiknya apply dan mengikuti prosesnya sehingga akhirnya tahu kisaran salarynya.

    1. I have been to French Beach but not caves…see associated post under Explore Qatar category. I heard that access to the beach is now restricted(?)

  23. Assalamualaikum Mas
    Kira2 ada peluang untuk Site planner maintenance production apa tidak. sekarang sy msh di salah satu perusahaan oil gas perancis di kalimantan.
    Apakah umur ada batasan untuk melamar kerja di Qatar??
    terima kasih

  24. Assalamualaikum mas Wahyu,
    Perkenalkan , saya Burhan…saya dapat tawaran di qatargas..dan sya berencana memboyong family ke sana ( dengan 2 anak – 12 th and 8th), sehubungan dengan itu saya ingin menanyakan beberapa hal sbb:
    1. apakah akomodasi/housing akan disediakan oleh company atau kita di kasih uang utk cari sendiri? , klo utk warga indonesia di qatargas apakah tinggal dalam satu kawasan/komplex ?
    2. utk mobilisasi ke qatar , apakah kita dapat household shipment yg disediakan oleh company dan dapat juga mobilization fee
    3. utk sekolah anak2x (prefer British Style), apa bapak punya rekomendasi sekolah mana yg bagus di sana

    Atas responsenya saya ucapkan terima kasih

    salam,
    Burhan

  25. Waalaikumsalam Pak Burhan. Selamat atas kesempatan untuk bergabung dengan Qatargas. Mengenai pertanyaan Bapak,
    1. Akomodasi disediakan oleh company dan tidak berupa uang untuk cari sendiri. Akomodasi bisa di Doha atau di Al Khor Community. Jika Bapak dari tim Operation atau Maintenance cepat atau lambat Bapak akan ditempatkan di Al Khor Community. Jika akomodasi tidak ada furniturnya employee akan mendapatkan furniture allowance. Orang-orang Indonesia sebagian besar tinggal di Al Khor Community meskipun banyak juga (seperti saya) tinggal di villa compound (cluster) di Doha.
    2. Ada household shipment yang diberikan company dan besarannya tergantung kota asal. Tiket untuk mobilisasi keluarga juga disediakan. Keduanya kalau tidak salah reimbursement basis.
    3. Jika Bapak tinggal di Al Khor pilihan terbaikadalah Al Khor International School British stream yang di-manage oleh Qatargas/Rasgas. Jika Bapak tinggal di Doha, availability dan maximum capping (of school fee) akan jadi pertimbangan di samping kedekatan compound dengan sekolah.

    Semoga jawaban saya bisa membantu. Jika ada pertanyaan tambahan dengan senang hati saya coba menjawab. Mohon maaf untuk hal-hal yang bersifat confidential (seperti besaran angka) saya tidak bisa disclose ke public. Mohon pengertiannya. Salam.

    1. Assalamualaikum mas wahyu,

      saya yudi setiawan dari jakarta,
      saya baru saja mendapat tawaran untuk bekerja di QATAR PERIMARY MATERIAL COMPANY ( QPMC ) di port messaide ( maaf kalo ada salah penulisan ),
      mungkin mas wahyu bisa memberikan gambaran tentang port messaide atau QPMC dan kalo ada kenalan orang indonesia yang bekerja di QPMC buat tambah wawasan saya.
      info nya tolong dikirim ke email saya di : yudi.setiawan41@yahoo.co.id
      buat mas wahyu dan family saya salut dan bangga karena jadi motivasi juga buat saya dan smoga juga pada rekan-rekan yang lain.

      atas waktunya saya ucapkan terima kasih mas

      salam

      Yudi

      1. Pak Yudi selamat atas tawarannya, Terus terang baru kali ini saya mendengar QPMC. Dan selama 4 tahun di sini saya belum pernah mendengar ada orang Indonesia yang bekerja di situ. Kalau dari websitenya sepertinya QPMC ini milik pemerintah ya.
        Messaied sendiri adalah kota kecil di selatan Doha, sekitar 20-30km dari Doha. Di situ ada Messaied Industrial City yang lebih banyak berdiri industri petrochemical (QAPCO, QAFCO, QAFAC, Qatalum, QP Refinery, QChem, etc.) di dalamnya. Kotanya sudah mulai ramai dan sudah begitu banyak orang Indonesia yang tinggal di situ. Akses dan public facilities juga lumayan bagus dan sudah mulai mandiri. Insya Allah kalau ada yang bekerja di QPMC yang saya kenal akan saya kabari. Kalo ada pertanyaan jangan segan-segan bertanya kembali. Salam

  26. Hello….saya baru sampai di Doha 3 minggu yg lalu dr Riyadh (and syd where I resided since ’94 before going to Riyadh). Terima kasih utk all the tips especially abt Indo resto in doha. Your blog is very helpful. Sayang saya baru ketemu blog ini hari ini & missed kampoeng festival. Anyway, ada tips utk cari pembantu Indonesia disini atau sebar2 kabar bahwa ada yg mencari pembantu Indonesia? Saya cari full time, boleh tinggal dalam atau di luar. Kita tinggal di Al Messila compound.
    Kalau ada Indonesian wifes yg pengangguran spt saya, boleh contact contact :).

  27. Assalamualaikum pak Wahyu, salam kenal. Nama saya Nai. Suami saya baru bekerja di Qatar sedangkan saya masih di Jakarta. Saya punya rencana untuk menemani suami saya dan tinggal di Qatar. Ada kegiatan apa saja untuk indonesian wives disana? adakah indonesian wives yang bekerja full/part time? Terima kasih. Wassalam.

    1. Waalaikumsalam Ibu Nai. Selamat datang di Qatar nantinya. Kegiatan ibu-ibu di Qatar tidak ada habisnya, tinggal pilih-pilih 🙂 dari mulai kumpulan pengajian, kumpulan ibu-ibu kompleks, kumpulan alumni company or university atau kumpulan kesukuan. Tentu saja awal-awal mungkin terasa lambat dan agak menyepikan tapi dengan waktu dan makin banyak kenal orang malah bingung mengatur kegiatan. Kegiatan lain juga biasanya berpusat ke anak-anak sekolah. Yang bekerja part time ada juga, biasanya sebagai teaching assistant. atau full time dengan sponsorship suami.

  28. assalamualaikum mas wahyu,perkenalkan nama dahyar bin abdullah .saya mau tanya bagai ya mas cari kerja ke qatar sy tamatan sma pengalaman saya di bagian konraktor sipil,contoh ngawasi bikin jalan tol, jembatan ,dan saluran irigasi tolong kalau ada informasi dapat di kirim ke alamat ini terima kasih sebelum nya dan salam kenal .wassalam

  29. assalamualaikum pak wahyu.. kami adalah lulusan SMK / SMA Pria/Wanita kami mempunyai ambisi yang besar sekali untuk kerja disana, apakah ada untuk vacancy for fresh graduate in Qatar ??
    Berapa basic gajihnya ( jika di hitung dalam rupiah Indonesia ).. ??
    Apakah semua biaya kehidupan disana termasuk tinggi ??
    Bagaimana adaptasi orang orang disana ??
    dan bahasa apa sajakah kebanyakan yang mereka gunakan selain english dan arabic ??

    mohon jawabannya dengan lengkap terima kasih..

    1. Sangat sedikit sekali lowongan yang ditujukan untuk fresh graduate expatriate di Qatar karena diutamakan untuk local people. Ada baiknya jika mencari pengalaman di Indonesia beberapa tahun sebelum apply ke Qatar. Biaya hidup memang termasuk tinggi makanya disarankan untuk tidak silau dengan besarnya gaji jika diconvert ke rupiah. Adaptasi setahu dan sepengalaman saya tidak menjadi masalah terutama jika memang sudah diniatkan. Arab adalah bahasa resmi tapi English banyak dipakai sehari-hari. Tidak perlu bahasa Arab untuk day to day activities meskipun pada beberapa situasi kerja mengharuskan perlunya pemahaman bahasa Arab terutama yang bersinggungan dengan pemerintahan. Semoga membantu

  30. asalamua’laikum mas Wahyu. Saya tertarik utk bekerja di Qatar. Saya berpengalaman dibidang Instrumentasi dari thn 1992 sd skrg di pabrik pulp & paper. tamatan stm, umur 43 thn, yg saya ingin tanyakan adalah apa mungkin bisa bekerja disana, gambaran semacam apa org2 kita yg bisa bekerja di Qatar tsb. wslm ponisman.

    1. Waalaikumsalam. Mungkin saja kok Pak bekerja di sini asal memenuhi persyaratan posisinya. Untuk mengetahui persyaratan posisi ada baiknya Bapak browsing job vacancy di Qatar. Bisa langsung dari companynya atau dari agen pengerah tenaga kerja atau headhunter. Seringkali ada juga campaign walk-in interview perusahaan di Qatar di Jakarta. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

  31. Hi there, I really like the picture you have of the “Souq” sign on your main page and I was wondering if I would be allowed to use it on my website and if you had a bigger size of it?

  32. Hi there, I really like the picture you have of the “Souq” sign on your main page and I was wondering if I would be allowed to use it on my website and if you had a bigger size of it?

  33. assalamu’alaikum
    perkenalkan nama saya Aiyub
    saya ingin bertanya:
    1. apakah saya bisa join di perusahaan Qatargas dengan jurusan ilmu komunikasi?

    2. bagaimanakah tata cara melamar lewat email?

    terima kasih…
    mohon jawabannya ya mas…

    1. Waalaikumsalam.
      1. Bisa saja join Mas jika memang ada vacancy. Bisa di-check di Qatargas.com untuk informasi vacancynya.
      2. Di websitenya dijelaskan ke mana harus memasukkan applikasi. Silahkan dicheck terlebih dahulu.

      Salam.

  34. assalamualaikum.
    perkenalkan saya yust,
    salam kenal,
    saya mau tanya pak, saya dapat job offer dari alwaha contraction & trading co. wll yang beralamat di 331, c ring road al salata al jadeeda p.o.box 3886 doha qatar.
    saya dapat offer 2 tahun renewable, dgn gaji USD di contract letternya, namun permasalahnya mereka tidak menanggung biaya flight accomodation and document trip dari negara asal, apakah ada beberapa perusahaan disana spt itu?
    mohon bisa direply ya pak. trims
    wassalam

    1. Waalaikumsalam.
      Mungkin bisa diconfirm lagi ke company-nya Pak. Jika benar biasanya ini terjadi untuk local hiring; dalam arti applicant dianggap sebagai Qatar resident atau under sponsorship wife/husband sehingga tidak ada flight ke point of origin.

      1. Aww, Pak Wahyu semoga sehat selalu. Kami sekeluarga ingin sekali pindah ke qatar. Alasan better education, new experience,and better moslems environment. Meski saat ini suami saya masih aktif di salah satu perusahaan minyak cukup ternama di Supplay Chain. Contract specialist, living aboard is still our dream. Saya mewakili suami , sekiranya bapak dapat membantu mewujudkan cita2 kami. Wass….

  35. Assalamualaikum mas Wahyu, semoga selalu sehat disana.
    Saya coba googling mengenai qatar, qatar gas, dan kehidupan di qatar, ujung2nya diarahkan ke blog mas wahyu ini juga. Wajar karena memang lengkap sekali isinya.

    Saya mendapat penawaran dari qatar gas dan ingin sekali mendiskusikan tawaran ini dengan teman di qg sebelum saya memutuskan. Maklum saya ndeso banget belum pernah punya pengalaman kerja diluar sebelumnya hehe.. Tapi saya belum kenal satu pun org yang kerja di qg. Maaf sebelumnya, apa saya bisa discuss dengan mas wahyu by email?

    Satu hal yang general, mengenai benefits seperti housing, children education, medical facility, dll yang diluar component salary apakah itu standar & berlaku sama untuk semua pegawai mas? Karena ditulisnya as company policy semua tapi belum tau company policy nya seperti apa.

    Thanks in advance mas wahyu 🙂

  36. Assalamu’alaikum Pak Wahyu,
    Nama saya Rachmi dan saya menemukan blog bapak pada saat saya searching tentang “salary in Qatar”.
    Suami saya (berkebangsaan Morocco) mendapatkan offer dari Arabian Gulf Trading & Contracting Co. W.L.L (AGTCC) sebagai Warehouse Manager. Hasil diskusi dengan suami, kami merasa salary package yang ditawarkan oleh perusahaan diatas cukup fantastis dan “too good to be true” pak. Kebetulan saya juga pernah punya pengalaman bekerja sebagai expatriate di Malaysia, dan proses dari apply sampai hiring terlalu cepat untuk posisi sebagai Warehouse Manager. Yang membuat kami curiga juga adalah suami hanya melalu proses written interview saja, tidak ada dari pihak perusahaan menelpon suami untuk second interview.
    Kami mencoba mencari review tentang perusahaan tersebut di internet untuk memastikan kalau perusahaan tersebut bukan scammer pak, tapi nasilnya nihil dan kami berencana untuk bertanya ke kedutaan Qatar di Morocco juga (lokasi kami di Morocco pak Wahyu) sebelum suami menandatangi kontrak (kontrak sudah dikirim melalu email dan pihak Qatar menginginkan suami untuk menandatangani dan datang ke Qatar pada 19 Jan 2014).
    Untuk itu mohon infonya, mungkin pak wahyu tau apakah perusahaan tersebut “exist” atau tidak, atau mungkin ada WNI yang bekerja disana.
    Untuk jawaban dan perhatiannya saya ucapkan terimasih.
    BarakAllahu fik

    Regards,
    Rahmi
    omie_angel@yahoo.com

  37. I think that at one point I read a post that you made about finding shark teeth/fossils. Could you please send me a link to that entry. My e-mail is on the required details..
    Thanks

  38. Assalamu’alikum Wr. Wb.

    Pak Wahyu, sebelumnya saya mau memperkenalkan diri nama saya Suryana di Purwakarta (Jawa Barat).
    Pak, saya punya impian dan ada keinginan bekerja di perusahan di Qatar. Saya lulusan SMK dan sekarang saya masih bekerja di perusahaan serat rayon (PT. South Pacific Viscose) sudah 7 tahun. saya sekarang ini bekerja sebagai operator DCS/control room dibagian pengolahan gas (Gas recovery) yaitu: Acid plant, WSA (Waste gas Sulpuric Acid) dan CAP (CS2 Adsorption Plant).
    Saya mau bertanya pak, bagaimana caranya melamar pekerjaan ke Qatar dan perusahaan apa yang cocok dengan lulusan sekolah SMK dan pengalaman kerja saya ???
    Alhamdulillah pak untuk S1 juga saya sudah lulus (S1- Manajemen) tetapi untuk ijazah S1 belum digunakan pak sehingga untuk S1 nya saya belum punya pengalaman kerja.
    Terima kasih pak,

    Wassalamu’alaikum..,

    Suryana

  39. Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh pak wahyu.
    Saya masih kls 3 SMA, tapi dalam beberapa bulan lagi saya akan lulus dan setelah itu inshaallah akan melanjutkan ke perguruan tinggi disini.
    Saya punya cita2 mau kerja di qatar sana pak, entah di qatar gas, rasgas, atau yg lainnya. memang sih masih jauh untuk mikir kesana buat saya, tapi saya memang benar2 pingin untuk mengisi kisah hidup saya di qatar, dan itu pasti akan jadi pengalaman hidup yang sangat berharga buat saya.
    Maka dari itu saya mohon sedikit bantuan dari pak wahyu untuk memberikan saya arahan agar saya dapat meraih apa yang saya cita cita kan tersebut.
    Maksud saya, apa yg harus saya lakukan agar bisa kesana kelak, bagaimana caranya agar saya nanti bisa mendapat pekerjaan di perusahaan tersebut.
    Kalau yg saya bayangkan begini pak, saya akan kuliah di jurusan teknik mesin atau teknik fisika di salah satu perguruan tinggi di indonesia, lalu setelah lulus saya mau bekerja di perusahaan migas yg ada di indo, mungkin pertamina, total, chevron, PT Badak, tangguh, donggi. lalu setelah 5 tahun atau lebih saya mau apply ke qatar, karena perusahaan migas di qatar kan tidak menerima fresh graduate, mereka hanya menerima orang yg sudah punya pengalaman kerja di bidang minyak dan gas.
    Nah jadi begitulah rencana yg saya bayangkan untuk beberapa tahun kedepan ini. saya berimajinasi seperti itu, karena dengan membayangkan begitu kita bisa lebih semangat untuk meraih apa yg kita cita cita kan. The Power of Imagination, ya kan pak wahyu? haha
    Semoga Allah swt menjadikan apa yg saya imajinasikan itu menjadi kenyataan amin Allahumma amin.
    Sekian terima kasih pak wahyu 🙂

  40. Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh pak wahyu.
    Saya masih kls 3 SMA, tapi dalam beberapa bulan lagi saya akan lulus dan setelah itu inshaallah akan melanjutkan ke perguruan tinggi disini.
    Saya punya cita2 mau kerja di qatar sana pak, entah di qatar gas, rasgas, atau yg lainnya. memang sih masih jauh untuk mikir kesana buat saya, tapi saya memang benar2 pingin untuk mengisi kisah hidup saya di qatar, dan itu pasti akan jadi pengalaman hidup yang sangat berharga buat saya.
    Maka dari itu saya mohon sedikit bantuan dari pak wahyu untuk memberikan saya arahan agar saya dapat meraih apa yang saya cita cita kan tersebut.
    Maksud saya, apa yg harus saya lakukan agar bisa kesana kelak, bagaimana caranya agar saya nanti bisa mendapat pekerjaan di perusahaan tersebut.
    Kalau yg saya bayangkan begini pak, saya akan kuliah di jurusan teknik mesin atau teknik fisika di salah satu perguruan tinggi di indonesia, lalu setelah lulus saya mau bekerja di perusahaan migas yg ada di indo, mungkin pertamina, total, chevron, PT Badak, tangguh, donggi. lalu setelah 5 tahun atau lebih saya mau apply ke qatar, karena perusahaan migas di qatar kan tidak menerima fresh graduate, mereka hanya menerima orang yg sudah punya pengalaman kerja di bidang minyak dan gas.
    Nah jadi begitulah rencana yg saya bayangkan untuk beberapa tahun kedepan ini. saya berimajinasi seperti itu, karena dengan membayangkan begitu kita bisa lebih semangat untuk meraih apa yg kita cita cita kan. The Power of Imagination, ya kan pak wahyu? haha
    Semoga Allah swt menjadikan apa yg saya imajinasikan itu menjadi kenyataan amin Allahumma amin.
    Sekian terima kasih pak wahyu 🙂

  41. Asaalamualaikum mas…
    Sy Ghifari diterima kerja di hotel Doha. Situasi di Qatar secara umum bagaimana mas ? Perlengkapan khusus seperti apa yang sebaiknya dibawa? oh ya untuk memebawa rokok dari Indonesia apa diperbolehkan?

  42. Asslammulaikum

    salam kenal mas wahyu, saya mau tanya kalau di Dukhan kondisi daerahnya bagaimana, insya Allah saya akan stay dan bekerja di dukhan untuk oilfield service di National Petroleum Service, apakah banyak orang indonesia disana, mohon pencerhannya.

    1. Waalaikumsalam. Dukhan lokasinya sekitar 80-an km dari Doha, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1jam melalui jalan highway. Di Dukhan sendiri yang merupakan basis onshore oil field QP ada kompleks karyawan QP di mana banyak warga Indonesia di situ. Fasilitas umum seperti supermarket, restaurant fast food, banking dan services lain tersedia di dekat kompleks. Di luar karywan QP masih banyak warga Indonesia yang bekerja untuk kontraktor QP dan tinggal di camp2 di sekitar kompleks QP atau beberapa km sebelum Dukhan.

  43. assalamualaikum,
    pak wahyu salam kenal, saya ninin dr surabaya. trima kasih sudah share pengalaman di qatar. kebetulan sya diterima bekerja di hotel pak wahyu, akan tetapi agak ragu krn yg kasih kerjaan namanya AMLAK hospitality dan ketika saya tanya di hotel apa, pihak hotelnya mengatakan itu hotel pre opening, yg ingin saya tanyakan ke pak wahyu, bpk pernah denger nggak AMLAK hospitality di qatar? apakah perusahaan itu terkenal? terima kasih atas jawabannya,

    1. Saya pernah denger Bu Ninin. AMLAK ini a member company under Qatar Foundation punya pemerintah. Kalo gak salah bakal punya hotel di Doha downtown dan Education City cm blm tahu aps nama hotelnya.

  44. Ass Pak Wahyu, Saya baru di terima bekerja di QNB Qatar, sekarang lagi dalam proses legalisasi ijazah dan police clearance di deplu dan qatar embassy jakarta, setelah itu baru dokumen di kirimkan ke pihak QNB untuk di uruskan working permit dan entry visanya,,

    biasa berapa lama untuk pengurusan working permit dan entry visanya ya Mas? dan saya agak bingung dengan KTKLN, haruskan saya mengurus KTKLN dulu sebelum pergi bekerja ke QATAR?

    mohon infonya mas, kalau boleh minta email Mas Wahyu, untuk saya bisa tanya lbh lanjut.

    Terima Kasih.

    1. Wa’alaikumsalam. Pengurusan working permit dan entry visa sebenarnya cepat, apalagi dari company bonafide seperti QNB. Hanya saja kadang ada faktor lain yang kita tidak tahu. Umumnya bisa selesai dalam 1-3 minggu.
      Mengenai KTKLN, semenjak ada perhatian dari KPK beberapa bulan lalu sekarang pihak Imigrasi tidak lagi menanyakan KTKLN sebagai syarat bepergian keluar negeri. Sebagai warga negara yang patuh saya sarankan buat saja jika masih ada waktu sebelum berangkat.

      1. Salam Pak Wahyu, Terima kasih atas infonya, Perusahaan sponsor saya baru memproses working permit tanggal 12 Nov 2014 kemarin, semoga semua bisa berjalan lancar dan di mudahkan, Amin.

  45. ass pak Wahyu, saya mau tanya pak, rencananya saya akan bekerja diqatar dibidang telekomunikasi melalui agent, adapun paket yang diberikan adalah 4000 USD tempat tinggal ditanggung perusahaan sedangkan paket ke 2 5000usd saya tanggung biaya untuk tinggal.
    mengenai hal ini saya lebih baik memilih paket yg mana pak? dan apakah dengan dana seperti itu cukup untuk tinggal diqatar (doha) dan bisa menabung?
    mohon bantuan informasinya pak mengenai hal ini, mengingat saya belum memiliki kenalan diqatar.
    terimakasih sebelumnya pak Wahyu

    1. Waalaikumsalam Pak Sandi. Status employmentnya nanti single ya Pak? Dari selisih 1000USD (3650 QAR) per month untuk housing, dengan kondisi Doha sekarang agak susah untuk cari tempat tinggal dengan budget tersebut. Perlu ekstra usaha untuk cari yang sesuai budget, lokasi dekat dengan kantor etc. Jika Bapak dengan family status sangat mustahil mencari rumah dengan budget tersebut untuk keluarga. Jika berkeluarga, saran saya minta tempat tinggal diprovide perusahaan. Tapi pastikan bahwa listrik/air ditanggung juga karena jika tidak ada potongan lagi entarnya. Jika Bapak single dan adventure enough, masih ada sih kemungkinan untuk dapat housing untuk single (i.e. via partition villa, or shared room). Dengan salary 4000USD saya pikir bisa untuk tinggal di Qatar dan menabung, tapi tergantung sekali lagi status Bapak seperti apa?

      1. terimakasih pak Wahyu atas masukanya, saat ini status saya masih belum berkeluarga pak . dan akhirnya saya memilih paket yang pertama pak informasi yang saya dapat saya mendapat apartemen dengan fasilitas standar dan masih didalam kota doha, salam kenal pak kalo ada waktu mungkin skali2 kita bertemu diqatar.
        terimakasih atas masukanya.

      2. Assalamu’alaikum, salam kenal mas wahyu, saya m.islam Syahbal boleh kasih info proses ke qatar PT.apa ya di jakarta? saya lagi cari jln menuju ke qatar? anak 2 masih 3 thn, 5 thn saya membidangi IT jaringan bisa masuk di gar gak ya? Islam.syahbal@gmail.com di tunggu informasinya, wassalam jasakillah bihaerin kasir.

  46. Assalammualaikum pak Wayu. Kenalkan saya Arnol, baru seminggu sampai di Doha. Saya kerja di Qatar Kentz. Konon orang Indonesia ramai di Qatar, tapi krn blm ketemu komunitasnya, terutama sektor migas, udah seminggu ini blm ketemu lg sama orang indonesia. Diperusahaan cuma saya sendiri yg Indonesia. Tentu saya sangat senang jika bergabung dgn komunitas Indonesia di Qatar. Kalau gak keberatan saya minta no HP pak Wahyu via email.

    Wassalammualaikum.

    1. Waalaikumsalam Pak Arnol. Selamat datang di Qatar. Sepertinya sdh aktif di tentangqatar 🙂 Pantau aja pak biar tau acara2…

      1. Assalamu’alaikum mas wahyu! saya ada rencana ke qatar klo cv.PT.apa ya di Jakarta saya lagi cari jln menuju ke qatar, mudah2an ada peluang di Gas/ IT komputer, klo bisa maunya yang Family 2anak 3 thn 5 thn pemula di Gas semoga dapat jln bisa bertemu suatu saat di gatar! wassalam

  47. Selamat pagi dan salam kenal, Pak Wahyu. Mohon saran nih, apa saja persyaratan dan dokumen yang harus disiapkan untuk apply Residence Permit untuk anak saya? Sebagai informasi, saya sudah 3 tahun bekerja di Qatar sementara suami dan anak masih tinggal di Jakarta. Baru2 ini suami sudah sign offer letter dari Alfardan Company dan saat ini sedang pengurusan dokumen/ surat2 untuk pengurusan visa kerja.
    Setau saya, salah satu persyaratan daftar sekolah di Qatar adalah anak harus punya RP. Sedangkan jika anak disponsori oleh suami saya, maka suami saya harus melampirkan bank statement selama 6 bulan – artinya sekolah anak kami terpaksa harus ditunda.
    Pertanyaan saya, jika saya menjadi sponsor RP untuk anak saya, bagaimana prosedurnya ya? Visa saya sebagai Manager, pernghasilan bulanan saya di atas QAR 10,000.
    Mohon petunjuk dan sarannya ya Pak. Terima kasih banyak.

    Salam,
    Imelda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

An explore dream discover life episode of an Indonesian family in Qatar

%d bloggers like this: